
Dikisahkan bahwa semasa berlakunya kekurangan makanan dalam kalangan Bani Israel, maka lalulah seorang fakir menghampiri rumah seorang kaya dengan berkata, "Sedekahlah kamu kepadaku dengan sepotong roti dengan ikhlas karena Allah SWT." Setelah fakir miskin itu berkata demikian maka keluarlah anak gadis orang kaya, lalau memberikan roti yang masih panas kepadanya. Sebaik saja gadis itu memberikan roti tersebut maka keluarlah bapa gadis tersebut yang bakhil itu terus memotong tangan kanan anak gadisnya sehingga putus. Semenjak dari peristiwa itu maka Allah SWT pun mengubah kehidupan orang kaya itu dengan menarik kembali harta kekayaannya sehingga dia menjadi seorang yang fakir miskin dan akhirnya dia meninggal dunia dalam keadaan yang paling hina.
Anak gadis itu menjadi pengemis dan meminta-minta dari satu rumah ke rumah. Maka pada suatu hari anak gadis itu menghampiri rumah seorang kaya sambil meminta sedekah, maka keluarlah seorang ibu dari rumah tersebut. Ibu tersebut sangat kagum dengan kecantikannya dan mempelawa anak gadis itu masuk ke rumahnya. Ibu itu sangat tertarik dengan gadis tersebut dan dia berhajat untuk mengahwinkan anaknya dengan gadis tersebut. Maka setelah perkahwinan itu selesai, maka si ibu itu pun memberikan pakaian dan perhiasan bagi menggantikan pakaiannya.
Pada suatu malam apabila sudah dihidang makanan malam, maka si suami hendak makan bersamanya. Oleh karena anak gadis itu kudung tangannya dan suaminya juga tidak tahu bahwa dia itu kudung, manakala ibunya juga telah merahsiakan tentang tangan gadis tersebut. Maka apabila suaminya menyuruh dia makan, lalu dia makan dengan tangan kiri. Apabial suaminya melihat keadaan isterinya itu dia pun berkata, "Aku mendapat tahu bahwa orang fakir tidak tahu dalam tatacara harian, oleh itu makanlah dengan tangan kanan dan bukan dengan tangan kiri."
Setelah si suami berkata demikian, maka isterinya itu tetap makan dengan tangan kiri, walaupun suaminya berulang kali memberitahunya. Dengan tiba-tiba terdengar suara dari sebelah pintu, "Keluarkanlah tangan kananmu itu wahai hamba Allah, sesungguhnya kamu telah mendermakan sepotong roti dengan ikhlas karena Ku, maka tidak ada halangan bagi-Ku memberikan kembali akan tangan kananmu itu."
Setelah gadis itu mendengar suara tersebut, maka dia pun mengeluarkan tangan kanannya, dan dia mendapati tangan kanannya berada dalam keadaan asalnya, dan dia pun makan bersama suaminya dengan menggunakan tangan kanan. Hendaklah kita sentiasa menghormati tetamu kita, walaupun dia fakir miskin apabila dia telah datang ke rumah kita maka sesungguhnya dia adalah tetamu kita. Rasulullah SAW telah bersabda yang bermaksud, "Barangsiapa menghormati tetamu, maka sesungguhnya dia telah menghormatiku, dan barangsiapa menghormatiku, maka sesungguhnya dia telah memuliakan Allah SWT. Dan barangsiapa telah menjadi kemarahan tetamu, dia telah menjadi kemarahanku. Dan barangsiapa menjadikan kemarahanku, sesungguhnya dia telah menjadikan murka Allah SWT."
Sabda Rasulullah SAW yang bermaksud, "Sesungguhnya tetamu itu apabila dia datang ke rumah seseorang mukmin itu, maka dia masuk bersama dengan seribu berkah dan seribu rahmat."
Baca Selanjutnya...
Senyum untuk saudaramu adalah Shodaqoh
Sunday, August 9, 2009
Dipotong tangan karena memberi sedekah
Profesor Ateis vs Mahasiswa Religius

Perdebatan seru terjadi di kelas filsafat,membahas apakah Tuhan itu ada atau tidak.
Profesor mengajak para mahasiswa berpikir dengan logika:
“Adakah di antara kalian yang pernah mendengar Tuhan?”
Tak ada yang menjawab.
“Adakah di antara kalian yang pernah menyentuh Tuhan?”
Lagi-lagi tak ada jawaban
“Atau ada di antara kalian yang pernah melihat Nya?!”
Masih tak ada jawaban
“Kalau begitu Tuhan itu tak ada”
Seorang mahasiswa yang religius mengacungkan tangannya, meminta izin untuk bicara.
“Apakah ada yang pernah mendengar otak profesor?” tanyanya pada seisi kelas.
Suasana hening.
“Apakah ada yang pernah menyentuh otak profesor?”
Suasana tetap hening
“Apakah ada yang pernah melihat otak profesor?”
Karena tak ada yang menjawab maka mahasiswa itu kemudian menyimpulkan,”Kalau begitu, profesor memang tak punya otak!”
Baca Selanjutnya...
Saturday, August 8, 2009
Mbah Dukun dan Mahasiswa

"Mbah Dukun, minggu depan saya akan menghadapi ujian akhir. Saya minta bantuan Mbah Dukun supaya saya bisa lulus dalam ujian nanti."
"Ada beberapa syarat yang harus kau jalani."
"Saya akan jalani, mbah. Apa syaratnya?"
"Pertama, kamu harus membayar lima puluh ribu kepadaku.
Kedua, kamu mulai sekarang harus belajar terus sampai hari ujian nanti tiba. Ketiga, kerjakan soal ujianmu nanti dengan benar. Jangan ada yang salah Mbah jamin kau akan lulus, Nak."
"Kalau cuma begitu sih saya juga berani menjamin, Mbah akan cepat kaya dari uang para tamu yang datang kemari!" gerutu sang mahasiswa sambil ngacir pergi.
Baca Selanjutnya...
Shalat Membantu Penyembuhan Penderita Disfungsi Ereksi

Satu lagi hasil penelitian menegaskan bahwa syariat Islam benar-benar yang terbaik bagi kehidupan manusia, termasuk bagi mereka penderita gangguan kesehatan
Hidayatullah.com— Kewajipan shalat lima kali sehari semalam ke atas semua umat Islam bermula sejak Rasulullah diangkat ke langit saat peristiwa Isra’ dan Mi’raj.
Begitu istimewa sekali ibadah shalat sehingga Rasulullah SAW naik ke langit bagi menerima Rukun Islam yang kedua ini, tidak seperti ibadah-ibadah lain.
Keistimewaan shalat menarik minat peneliti Universiti Malaya (UM). Minat penelitian ini timbul karena dipandang masih teramat sedikitnya kajian yang komprehensif mengenai shalat dari segi saintifik.
Sebuah studi ilmiah di Malaysia mengungkap manfaat dari ibadah shalat, tidak hanya meningkatkan iman seseorang, tapi melakukannya dengan gerakan yang benar juga bermanfaat untuk kesehatan mental dan fisik, termasuk menyembuhkan disfungsi ereksi.
Manfaat lain yang diungkap dari penelitian yang dilakukan oleh tim peneliti biomedis di Universitas Malaya adalah, shalat bisa mengurangi detak jantung yang cepat, mengurangi sakit punggung, dan menguatkan otot bawah panggul.
Penelitian ini dikethuai Kepala Biomedical Engineering Department di Universitas Malaya, Prof Madya Dr Fatimah Ibrahim beranggotakan Prof. Dr. Wan Abu Bakar Wan Abas dan Ng Siew Cheok. Menurut Fatimah Ibrahim, berdasarkan hasil studi mereka menemukan shalat dapat membantu pasien penderita disfungsi ereksi.
Mengutip hasil studi peneliti sebelumnya Marijke Van Kampen, Dr. Fatimah mengatakan olahraga untuk otot bawah panggul bisa memperlancar sirkulasi darah dan mengurangi gejala penyakit disfungsi ereksi.
"Percobaan yang kami lakukan terhadap dua orang pasien penderita disfungsi ereksi, menunjukkan adanya perbaikan yang cepat (dalam hal kesehatan seksual mereka), setelah menjalani "terapi shalat" selama satu bulan," katanya kepada para wartawan setelah pembukaan seminar nasional "Shalat Science" di Masjid Wilayah Persekutuan, Malaysia (5/8). Seminar dibuka oleh mantan perdana menteri Malaysia Tun Abdullah Ahmad Badawi.
Dr. Fatimah mengatakan, gerakan shalat juga bisa mengurangi derita sakit punggung, terutama bagi ibu hamil. Studi itu dilakukan dengan melibatkan pasien penderita sakit punggung biasa dan ibu hamil dari komunitas Melayu, India dan China.
Posisi Rukuk
Menurut Ng Siew Chok yang menjalankan kajian otak dalam dalam penelitian ini mengatakan, setiap pergerakan manusia menghasilkan corak gelombang otak yang tertentu dan unik.
Gelombang otak yang dihasilkan ketika pergerakan meliputi gelombang alfa, beta dan gamma.
Kajian akan dilakukan atas gelombang otak yang dihasilkan ketika bersslat pada setiap posisi seperti rukuk, sujud, I’tidal dan duduk saat tahiyat.
"Shalat jelas secara umumnya melibatkan bacaan serta penghayatan ayat suci Al-Quran, doa-doa serta pergerakan yang didapati menyamai meditasi.
"Semasa solat, berhenti seketika sebelum berganti posisi atau tuma’ninah dapat dikatakan seseorang berada dalam masa ketenangan," katanya.
Dalam kajian ini isyarat otak subjek Muslim yang bershalat direkam dan dianalisis, di mana dua kajian saintifik dilakukan yaitu pada perobahan isyarat otak saat tuma’ninah dan kesan shalat kepada isyarat otak.
Hasilnya, kata Siew Cheok, didapati shalat menghasilkan keadaan tenang kepada otak manusia dan menunaikan shalat amat baik dalam mengekalkan tahap kestabilan mental dan emosi seseorang.
Posisi rukuk dan sujud bisa digunakan sebagai terapi, karena gerakan itu membuat tulang belakang menjadi rileks dan mengurangi tekanan pada syaraf tulang belakang.
"Ibu-ibu non-Muslim hanya melakukan gerakan posisi itu selama terapi berlangsung. Mereka menunjukkan kemajuan hanya dalam waktu satu bulan," katanya.
Dalam penelitian Prof Dr Wan Azman Wan Ahmad, konsultan spesialis jantung di UM Medical Centre, menemukan bahwa detak jantung dapat berkurang kecepatannya hingga 10 kali dalam satu menit pada posisi sujud, di mana kening, hidung, tangan dan lutut kaki menyentuh tanah.
Ia mengatakan, 12 raka'at shalat sama dengan 30 menit olahraga ringan setiap hari seperti yang dianjurkan oleh ahli-ahli kesehatan.
Tahajjud
Sebelum temuan ini, Dr. Mohammad Sholeh asal Indonesia melakukan penelitian hubungan shalat tahajjud dan dampaknya bagi kesehatan. Penelitian menunjukkan, shalat tahajjud yang dilakukan secara ikhlas dan kontinyu, ternyata mengandung aspek meditasi dan relaksasi sehingga dapat digunakan sebagai coping mechanism atau pereda stres yang akan meningkatkan ketahanan tubuh seseorang secara natural. Penelitian berupa disertasi berjudul Pengaruh Shalat Tahajjud Terhadap Peningkatan Perubahan Respon Ketahanan Tubuh Imunologik, juga menunjukkan, bahwa shalat tahajjud bisa menjadi penyembuh penderita kanker ganas.
[di/cha/bnm/www.hidayatullah.com]
Baca Selanjutnya...
Friday, August 7, 2009
Tips Untuk Remaja Yang Terjun Ke Dunia Maya

Ingatlah, meskipun kejujuran adalah segalanya, tidak semua orang di Internet melakukan hal tersebut. Jadi, ketika kamu sedang menggunakan Internet atau chatting, berhati-hatilah. Kamu tidak akan pernah tahu ketika ada orang yang mengaku a/s/l (age/sex/location) - nya adalah 19/f/jkt dan mahasiswi, sebenarnya adalah 40/m/somewhere dan pengangguran.
Janganlah mudah terpengaruh dengan data-data pribadi orang lain di Internet yang menarik perhatianmu. Di Internet banyak sekali orang iseng yang berpura-pura menjadi orang lain, entah menjadi lebih muda/tua ataupun mengaku perempuan/lelaki hanya untuk bercanda dan menjahili orang lain, hingga untuk menjebak atau membuat malu orang lain.
Waspadalah dengan siapapun yang ingin tahu terlalu banyak. Tidak ada satupun aturan di dunia yang mengharuskan kamu untuk bercerita jujur tentang jati diri kamu kepada orang lain di Internet. Simpanlah baik-baik informasi tentang nama kamu, usia, alamat rumah, alamat sekolah dan nomor telepon. Jangan pedulikan permintaan dari orang yang baru kamu kenal di Internet. Percayakan pada insting kamu, jika seseorang membuat kamu tidak nyaman, tinggalkan saja.
Curahkan perasaanmu pada sahabatmu. Jika kamu berencana bertemu dengan seseorang yang kamu kenal di Internet, ajaklah sahabatmu atau orang yang kamu percaya untuk menemanimu. Mintalah juga agar orang yang akan kamu temui tersebut untuk mengajak temannya. Mungkin ini kedengarannya aneh, tetapi ini sesungguhnya adalah cara yang jitu untuk keamananmu.
Pastikan agar sahabatmu di dunia nyata mengetahui apa yang tengah kamu pikirkan atau lakukan. Bahkan jika kamu ada masalah, baik terhadap keluarga, sekolah maupun pacar, ceritakanlah pada sahabat atau orang yang kamu percaya di kehidupan nyata, bukan yang hanya kamu kenal di Internet. Bercerita kepada sahabatmu di kehidupan nyata jauh lebih baik dan lebih terpercaya daripada seseorang asing yang kamu kenal di sebuah chat room.
Jika kamu menerima kiriman e-mail, file ataupun gambar-gambar yang isinya mencurigakan dari seseorang yang kamu tidak kenal dan kamu tidak percaya, langsung hapus saja kiriman-kiriman tersebut. Perlakukan kiriman tersebut seperti layaknya sebuah e-mail sampah. Kamu bisa mendapatkan rugi yang besar hanya gara-gara mempercayai seseorang yang sama sekali belum pernah kamu temui atau kenali. Hal tersebut juga berlaku pada link atau URL yang tampak mencurigakan. Janganlah kamu meng-klik apapun yang tidak kamu yakini sumbernya dan keamanannya, walaupun dengan alasan sekedar ingin mencari jawab atas rasa keingin-tahuanmu.
Jauhi chat room atau mailing-list yang isinya provokatif ataupun berisi hal-hal negatif lainnya. Jangan mudah terperdaya rayuan-rayuan seseorang di Internet yang mencoba mempengaruhi kamu agar menjadikannya seorang teman sebagaimana dalam kehidupan sehari-hari. Jangan pula mudah terpancing dengan provokasi seseorang yang memanas-manasi kamu untuk bertengkar di Internet. Jika kamu mencoba-coba mencari masalah di Internet, kamu akan mendapatkannya, dan segala sesuatunya akan lepas kendali secara cepat. Kerugianlah yang akhirnya akan kamu dapatkan.
Baca Selanjutnya...
Mualaf : Margaret dan Putrinya, Nyssa

Dia menemukan Islam hanya karana melihat seorang teman Muslim-nya, yang berpaikan sopan dan benar-benar punya sopan-santun
Oleh Syamsi Ali *
Siang kemarin kelas di Islamic Forum for non Muslims masih agak sepi. Selain memang karena memang banyak yang lagi liburan akhir tahun, juga karena beberapa kegiatan Islam lainnya di kota New York, sehingga ada beberapa murid berhalangan hadir. Tapi Margaret, seorang Ibu muda warga Amerika, dan anaknya Nyssa, berumur 11 tahun telah tiba lengkap dengan buku catatannya.
Ibu dan anak ini memang telah mengikuti kelas the Islamic Forum sejak enam minggu berturu-turut. Terus terang, saya tidak pernah bertanya ke mereka, apakah Muslim atau tidak, sebab sejak pertama ke kelas mereka menampilkan sikap ramah, bersahabat dan seolah telah mengetahui banyak tentang agama ini. Jadi, sangkaan saya selama ini adalah bahwa Ibu ini mengantarkan anaknya belajar dasar-dasar agama.
Saya masih ingat sekitar tiga minggu sebelumnya, ketika Nyssa sambil tersenyum malu menanyakan, "When should I start pray?" Saya ketika itu sambil becanda menjawab "You should have asked this before!".
Nyssa adalah sosok anak pendiam tapi murah senyum. Dia terkadang sibuk memperbaiki kerudung di kepalanya jika molor dan nampka rambutnya dari arah depan. "But I mean, when I have to do it", tanyanya lagi.
Setelah itu saya baru mengerti bahwa barangkali Nyssa menanyakan kapan awal seorang Muslim dianggap harus melakukan kewajiban-kewajiban agamanya? Maka saya pun jelaskan bahwa semua Muslim jika telah mencapai umur baligh (puber) di pundaknya terhinggap seluruh kewajiban-kewajiban agama. Perintah sudah harus dilaksanakan, larangan sudah harus ditinggalkan.
Ibunya yang menimpali kemudian. "How should you know that a person has reached the age of puberty?".
Saya kemudian menjelaskan bahwa ada perbedaan indikasi pada pria dan wanita. Pada pria biasanya ditandai dengan apa yang lazim disebut "wet dream" (mimpi basah), sementara pada wanita ketika mengalami haid pertamanya.
Nyssa nampak serius mendengarkan setiap kata dari penjelasan itu, bahkan mencatat setiap poin penting dari diskusi di kelas. Walau demikian, Nyssa nampak sangat pendiam, tapi ibunya sedikit terbuka dan banyak bertanya. "I don't know, why she is so quite here, but at home she talks too much", kata ibunya suatu hari. Nyssa, sebagaimana biasanya hanya tersenyum ringan.
Sambil menunggu shalat Zuhur Sabtu lalu, Nyssa dan ibunya (margaret), duduk di kelas dan nampak membuyka-buka buku catatannya. Saya yang kebetulan baru saja menikahkan seorang pasangan Pakistan dan gadis Amerika dari Ohio, lalu gabung di kelas sekedar untuk salam. "I want to tell you some thing" Ibu Margaret memulai. "What's that?", tanyaku singkat. Sambil melihat anaknya di sampingnya, dengan mata berkaca-kaca dia mengatakan "I want to convert today" (saya ingi masuk Islam).
Hampir tidak percaya karena saya kira selama ini, Ibu dan anak ini adalah Muslim. Saya kemudian bertanya: "Wait, are you non Muslims?. Ibu Margaret tertawa terbahak melihat anaknya, kemudian balik bertanya "Why? Do you think we are Muslims?". "Yes", jawabku.
Saya kemudian bertanya sejak kapan dia mulai belajar Islam dan bagaimana latar belakang mereka sehingg datang ke kelas the Islamic Forum itu. Margaret bercerita panjang, yang intinya sejak hampir setahun ini memang dia belajar serius Islam. Dan itu dia lakukan sejak bercerai dengan suaminya yang, menurutnya, peminum dan penjudi. Dia kemudian mencari ketenangan, terkadang dengan mimum-minum, atau bahkan menurutnya, hampir terjatuh ke jurang pemakai obat-bat terlarang. Hingga suatu ketika dia bertemu dengan seorang teman di kantornya, yang menurutnya, seorang warga Hispanic. Namun menurut Ibu Margaret, dia ini beda dengan warga Hispanic lainnya.
"She dressed differently, and completely behave so humbly and respectful". (Dia berpakaian sopan, dan betul-betul bertingkah laku sangat hormat dan rendah hati)
Dia inilah yang kemudian mengenalkan Islam sejak sekitar setahun lalu. Sejak itu, dia sudah hampir tidak pernah minum dan bahkan lebih serius belajar islam. Bahkan tidak saja dirinya, tapi juga mengajak serta anaknya yang ketika itu baru berumur 10-an tahun.
Sekitar tiga minggu lalu Margaret kebetulan mengambil cuti menjelang Thanksgiving dan menyempatkan diri mencari masjid atau Islamic Center. Di sinilah dia memulai datang ke mesjid dan menanyakan pada orang-orang di mesjid itu jiak dia ingin belajar Islam. Diapun diarahkan untuk datang hari Sabtu dan bergabung dengan kelas the Islamic Forum for non Muslims.
Hampir 30 menit Margaret berbincang-bincang dengan saya mengenai latar belakang dia mengenal Islam. Akhrinya tanpa ada waktu lagi menjelaskan hal-hal yang biasanya saya jelaskan kepada seseorang yang mau masuk Islam, saya minta Margaret untuk segera mengambil wudhu. Rupanya dia sudah melakukannya bersama putrinya.
Maka, Margaret dan Nyssa saya ajak menuju ruang shalat. Di hadapan sekitar 200-an jama'ah Margaret dengan khusyuk saya tuntun bersama putrinya mengikrarkan "Laa ilaaha illa Allah-Muhammad Rasul Allah", diringi pekik takbir para jama'ah.
Saya kemudian meminta kepada jama'ah wanita untuk memberikan selamat, diikuti dengan shalat dzuhur berjama'ah.
Setelah shalat Nyssa dan ibunya masuk kembali ke kelas. Saya baru bertanya perihal nama Nyssa yang kedengaranmnya islami. Margaret mengatakan bahwa mantan suaminya adalah orang Greek (Yunani), dan Nyssa berarti yang pertama. Saya katakan, saya ingin nama Nyssa ditambah A di depan. Maka, sejak Sabtu lalu, Nyssa resmi menjadi Anyssa (Anisah).
Kebetulan Minggu kemarin adalah pengajian bulanan di masjid Al-Hikmah. Saya mengajak Margaret ke masjid Al-hikmah untuk mendapatkan pengalaman bersama Muslim dari Indonesia, tapi juga ingin memberikan hadiah kerudung kepada Nyssa. Nyssa selama ini serius dengan kerudungnya yang kebetulan hanya sepotong kain biasa. Terpikir kerudung buatan Indonesia, selain lebih cantik, juga sudah siap dipakai secara permanen.
Rupanya Margaret sudah ada janjian dengan teman Hispanic itu, dan akhirnya menunda kunjunganna ke masjid Al-Hikmah.
Margaret, Nyssa, selamat dan semoga selalu dijaga di jalan Allah SWT. Doa kami menyertai!
New York, Desember 2008
Penulis adalah imam Masjid Islamic Cultural Center of New York. Syamsi adalah penulis rubrik "Kabar Dari New York" di www.hidayatullah.com
Baca Selanjutnya...
Thursday, August 6, 2009
Aqiqah Sekali Seumur Hidup, Sudahkah Anda Sekeluarga Menunaikannya?

Aqiqah adalah salah satu syariat yang diajarkan oleh nabi Muhammad SAW. Ketika seorang bayi dilahirkan ke dunia oleh ibunya Rasulullah SAW. men-sunah-kan kepada ummatnya untuk menyembelih hewan aqiqah pada hari ke-7.
Aqiqah adalah salah satu ajaran Islam yang dicontohkan Rasulullah SAW. Aqiqah mengandung hikmah dan manfaat positif yang kita bisa petik di dalamnya. Oleh karena itu. Kita sebagai umat Islam sudah selayaknya melaksanakan setiap ajaran Rasulullah SAW tanpa terkecuali, termasuk aqiqah ini.
Setiap orang tua mendambakan anak yang shaleh, berbakti dan mengalirkan kebahagiaan kepada kedua orangnya. Aqiqah adalah salah satu acara penting untuk menanamkan nilai-nilai ruhaniah kepada anak yang masih suci. Dengan Aqiqah diharapkan sang banyi memperoleh kekuatan, kesehatan lahir dan batin. Ditumbuhkan dan dikembangkan lahir dan batinnya dengan nilai-nilai Ilahiyah.
Dengan Aqiqah diharapkan sang bayi kelak menjadi anak yang shaleh dan berbakti kepada kedua orang tuanya. Jika acara ini dilaksanakan dengan tulus-ikhlash dan dijiwai nilai-nilai ruhaninya oleh kedua orang tuanya, tentu akan berpengaruh terhadap perkembangan sang bayi, khususnya jiwa dan ruhaninya.
Aqiqah adalah salah satu acara ritual di dalam Islam, yang dilaksanakan pada hari ketujuh dari kelahiran seorang bayi. Aqiqah hukumnya sunnah muakkad (mendekati wajib), bahkan sebagian ulama menyatakan wajib.
Pentingnya ber aqeqah
Apabila kita memiliki barang yang bisa mendatangkan manfaat dan bangga memilikinya, namun barang tersebut dalam keadaan tergadai, bagaimana sikap kita terhadap barang tersebut ?. Tentunya kita berusaha semaksimal mungkin untuk menebusnya.
Aqiqah adalah upaya kita untuk menebus anak kita yang tergadai. Aqiqah juga merupakan realisasi rasa syukur kita atas anugrah, sekaligus amanah yang diberikan Allah SWT terhadap kita. Aqiqah juga sebagai upaya kita menghidupkan sunnah Rasulullah SAW, yang merupakan perbuatan yang terpuji, mengingat saat ini sunnah tersebut mulai jarang dilaksanakan oleh kaum muslimin.
Rasulullah SAW bersabda :
“ Barangsiapa menghidupkan sunnahku disaat kerusakan pada umatku, maka baginya pahala orang yang mati syahid. “ ( Al – Hadst )
Selain itu, banyak juga manfaat yang lain, seperti : mempererat tali silaturrahmi dan ikatan sosial dengan para kerabat, tetangga, fakir miskin, dll. Oleh karena itu, marilah kita bersama – sama berusaha menghidupkannya.
Baca Selanjutnya...